Puisi Peringatan Wijil Tukul

Jokowi ternyata sosok yang juga memperhatikan seni budaya. Salah satunya adalah puisi yang berjudul Peringatan yang diciptakan oleh seorang aktivis bernama Wijil Tukul. Puisi ini merupakan sebuah renungan bagi para penguasa yang harus mau peduli untuk mendengarkan rakyatnya. Wijil Tukul yang kini keberadaannya masih menjadi misteri tersebut memang seringkali menelurkan beberapa tulisan dan salah satunya adalah Peringatan seperti yang tertulis dibawah ini
Puisi Wijil Tukul
Jika rakyat pergi
ketika penguasa pidato
kita harus hati-hati
barangkali mereka putus asa
Kalau rakyat sembunyi
dan berbisik-bisik
ketika membicarakan masalahnya sendiri
penguasa harus waspada dan belajar mendengar
Bila rakyat tidak berani mengeluh
itu artinya sudah gawat
dan bila omongan penguasa
tidak boleh dibantah
kebenaran pasti terancam
Apabila usul ditolak tanpa ditimbang
suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan
dituduh subversif dan mengganggu keamanan
maka hanya ada satu kata: lawan!
(Solo,1986)

Banner_Black_125_Kombinasibanner-125x125
Go back to top